Persahabatan Versus Belanda


Berakhir sudah drama persahabatan antara Indonesia Versus Belanda diatas lapangan hijau. Meskipun berakhir dengan tragis dimana Timnas kebanggan Indonesia harus menyerah dengan tiga gol tanpa balas. Saya sih nggak mau bahas masalah permainan timnas Indonesia, karena bagi saya menang atau kalah timnas tetep layak untuk ditonton (Arogan banget ya ??) cuman yang menjadi perhatian saya bahwa animo masyarakat untuk berduyun-duyun ke Gelora Bung Karno sudah kembali kepada bentuk yang mendekati normal. Dalam artian sudah riuh dengan suara suporter (berbeda dengan penampilan timnas beberapa waktu lalu yang sepi penonton). Ini menandakan bahwa bukan hanya daya jual tim lawan ( sekelas belanda ) yang menjadi daya tarik penonton untuk memenuhi GBK namun juga diliputi dengan kebanggaan mendukung anak bangsa terbaik dalam bidang sepakbola ini. Buktinya tim yang dihadirkan beberapa waktu lalu juga termasuk tim besar seperti Inter Milan, timnas Uruguay, Dll. Namun hal itu juga belum mampu menarik minat masyarakat.

Bukan Indonesia kalao tak meninggalkan masalah J, tiba-tiba berita santer terdengar manakala timnas tak bisa menggunakan jersey utama. Sontak seisi jagat social media mengutuk kejadian ini layaknya mexican wave di tribun penonton. Warna merah yang menggambarkan keberanian yang selama ini menjadi kebanggaan bangsa diikuti dengan nama besar “Garuda di dadaku” gagal dipakai timnas. Urusannya adalah miskomunikasi. Sepele namun cukup membuat kecewa penonton, hal ini menjadi tidak mudah untuk diterima manakala sejarah kembali diubek-ubek dan masih terngiang 350 tahun dijajah Belanda, bahkan sempat tersebut “masih juga terjajah Belanda”. Karena wajarnya tim tuan rumah lebih berhak menentukan jersey yang akan dipakai namun kali ini lagi-lagi Indonesia dipaksa untuk “menyerah”. Sehingga putih hijaulah yang menjadi jersey Indonesia malam tadi. Tapi coba kita lihat screenshoot berikut

 

Robin Van Persie - afanrida.com

Robin Van Persie – afanrida.com

Screenshoot yang saya ambil sendiri saat pertandingan Indonesia Vs Belanda. Di dada kiri jersey Belanda terdapat lambang KNVB (PSSI nya Belanda) dan dibawahnya adalah dua bendera negara yang sedang bertanding dan disitu terdapat bendera Indonesia dan Belanda. (ini seperti jersey pada saat piala eropa beberapa waktu lalu). Jadi menurut saya  dari jersey ini, Belanda sudah mempersiapkan pertandingan persahabatan ini dengan baik, dan ini saya rasa sudah merupakan suatu bentuk penghormatan terhadap Indonesia sebagai tim lawan. Saya nggak tau apakah di jersey merah timnas juga menempelkan bendera dua negara? Karena di jersey Indonesia yang warna putih tidak ada benderanya. Saya bayangkan betapa bahagianya pemain yang dapat bertukar jersey dengan Belanda karena keunikan ini.

Dilain pihak digelarnya pertandingan seperti ini akan memunculkan potensi-potensi pesepakbola yang mencuri perhatian. Beberapa waktu lalu Andik Vermansyah sempat mencuri perhatian publik namun malam tadi Kurnia Meiga sang penjaga gawang menjadi perhatian publik manakala beberapa kali aksinya mampu menggagalkan peluang Belanda untuk mencetak gol. Bejibaku dengan semangat tinggi di bawah mistar gawang menjadikan Kurnia meiga patut diacungi jempol meski kebobolan 3 gol, bahkan Luis Van Gaal sempat memujinya. WoW sekali yaa..

Harus diakui level permainan memang jauh dibanding dengan lawan yang dihadapi tapi ujicoba harus terus di lakoni untuk menambah jamterbang dan skill timnas. Yang paling penting gelaran yang seperti ini memang murni seperti koar PSSI untuk memajukan sepakbola Indonesia bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan sebagian orang. Wallahu A’lam Bishawab.

4 thoughts on “Persahabatan Versus Belanda

  1. Masdin

    Iya Mas, saya juga agak kecewa gitu pas ada yang bilang “kita masih dijajah Belanda”, hehehe. Justru yang saya liat bahwa pemain-pemain Belanda ini seolah bukan pemain asing. Mereka seperti menyatu dengan pemain-pemain TIMNAS.

    Salam kenal.

    Reply

Tinggalkan Balasan