(Lagi) Peduli Pegawai SPBU

Hari minggu lalu, jalan cari sarapan mie ayam sama lontong pecal :). Hari itu lagi gak kompak karena saya lagi pengin mie ayam dan istri saya minta nya lontong pecal. Jalan sebentar, lirik-lirik indikator BBM kok hampir menyentuh huruf E. yang dalam bahasa jawanya “Entek”, Buru-buru nyari SPBU buat ngisi premium.

Masuk ke SPBU sudah ada dua motor yang ngantri ngisi, Diawali dengan Ibu-Ibu dan di amini bapak-bapak separo baya. Tapi kok ada yang aneh ya? jok motor ibu itu kok tertutup? sudah isi BBM belum ya? kalo sudah kenapa harus lama majuin motornya? sebentar mengamati keanehan itu.

Setelah ibu tersebut meninggalkan area SPBU, mbak-mbak pegawai SPBU nya malah ngakak sambil ngomong “Dimana-mana SPBU sama…, dibulatkan keatas. masak cuman 800 rupiah aja diminta?”  tertawanya lepas sampai nampak gigi-giginya yang artistik kekuning-kuningan.  Seketika itu terjawab sudah pertanyaan saya semula.. oooOOOooo itu toh masalahnya..

Kasus seperti ini sudah lama saya amati, dan sepertinya pegawai-pegawai SPBU memang enggan untuk memberikan kembalian yang hanya beberapa ratus perak. Tetapi bukankan yang sedikit itu adalah hak orang lain? seperti itukah cara pegawai SPBU itu mendapatkan penghasilan tambahan? saya kira ini sudah menjadi rahasia umum. Bagaimana ibu-ibu tersebut meminta kembalian berarti menyelamatkannya dari jurang neraka, tapi apa daya malah cemoohan dan tertawaan yang keluar dari mulutnya, Hal ini yang menyimpan kesedihan tersendiri buat saya.

Dan sudah sejak lama saya tidak mengisi BBM full tank, melainkan dengan pecahan 10.000 rupiah agar tidak terjadi seperti hal diatas.

Bagaimana dengan anda masdab?
Mari kita selamatkan pegawai SPBU
#BloggerPeduliPegawaiSPBU

23 thoughts on “(Lagi) Peduli Pegawai SPBU

  1. Pingback: Hidup Adalah Pilihan | AfanRida

  2. BlogS of Hariyanto

    kejadian seperti ini sudah banyak terjadi, dan bukan hanya di SPBU, tapi juga terjadi di pusat-pusat perbelanjaan, sepertinya susah banget untuk mengembalikan uang kembalian yang jumlahnya memang kecil kalau dilihat dengan kcamata karyawan SPBU atau karywan pusat penjualan, namun nilai yang kecil itu tentunya sangat berarti bagi sang pemiliknya..lagipula itu adalah hak-nya, ..kalau saya sich..tetap saya minta kembalian-nya..meskipun recehan …, coba saja kalau uang kembalian itu tetap diambil oleh karyawan SPBU…800 rupiah, dikali banyak pembeli bensin dalam sehari hitunglah 10 orang saja, kali sebulan..bukankah nilainya sudah 240ribu, kalau dikali setahun dan dikali selalu…maka berapa jumlah uang yang akan didapatkan karyawan SPBU tersebut dan sekaligus uang itu akan bertumpuk menjadi kayu bakar dalam neraka….salam :-)

    Reply
  3. Ni Made Sri Andani

    ya..bener tuh. jangankan beberapa ratus rupiah, seratus rupiahpun harusnya dikembalikan. Kalau perlu limapuluh rupiah (masih ada nggak ya? – udah jarang lihatnya). paling nggak ganti permen atau apa.. biar orang nggak merasa dirugikan..

    Reply
  4. penuliscemen

    selain pegawai SPBU, supir angkot kadang-kadang juga gitu. kalau nggak kasih uang pas, kembaliannya diembat. Kalau saya sih mending isi 10000. biar aman.

    Reply
  5. Azim

    aku sepaham mas, paling nyesek kalo terjadi hal seperti ini. Bukannya pelit sih, tapi kan hak kita untuk meminta kembalian…
    E = Entek. hheheh lucu

    salam kenal ya mas sebelumnya

    Reply
  6. Rawins

    cari recehan sekarang rada sulit kali
    atau pihak spbu memang ga punya karyawan khusus nukerin recehan sebagai stok kembalian sebagaimana layaknya di supermarket
    paling enak ya memang gitu beli bensinnya dalam rupiah bulat
    mau pulteng juga ga masalah dan cara kita menyelamatkan pekerja spbunya dengan mengikhlaskan kembalian sebagai tambahan penghasilan mereka yang ga seberapa. kita nambah amal, mereka dapat tambahan
    daripada ngomel, kita dapat dosa, mereka juga mungkin ribet cari recehan
    tapi tau ah
    manusia beda beda sih sifatnya…

    Reply
    1. Afan Rida Post author

      Sepaham to mas, beli dalam rupiah bulat atao kalau ada kelebihan receh di ikhlaskan.

      betul beda sifat.. termasuk ngetawain sewaktu di minta kembaliannya :)

      Reply
  7. Ely Meyer

    Wadewww .. aku malah baru tahu cerita ttg hal ini, walau ttg hal buruk lain pernah dengar

    Di sini, 1 centpun di kembalikan, semua kasir, di mana saja, pasti dikembalikan, krn itu hak pelanggan, nggak ada yg nggak dikembalikan, apalagi dikasih permen, atau dibuat bahan cekikikan spt itu, kalau aku sudah tak onen oneni orgnya

    Reply

Tinggalkan Balasan