Besi Tuan nan Runcing

Pernah kan Ban motor Bocor?

Lagi asik-asik naik motor tiba-tiba oleng kesana-kemari, rasanya motor terhuyung. Apalagi kalau yang bocor ban depan pas di tikungan. Wuihh sensasinya bikin cenat-cenut.

Lebih nggondok lagi harus nuntun. Kadang ada juga beberapa orang yang nekat “nggladak ” motornya. Padahal kalau motornya di gladak/dinaiki resiko kerusakannya lebih parah, pertama ban luar rusak jd kayak diiris velg, yang kedua velgnya sendiri jadi rata J.  Pada akhirnya pun banyak yang memilih untuk di tuntun, sembari oleh raga. Masukin gigi 3 sekalian di gas sambil nuntun. Yahh anggap aja ngebayangin jalan2 sama anjingnya kucingnya gitu.

Lain daerah lain cerita, lain lagi Jakarta.

Jakarta yang terkenal dengan kehidupan yang keras hingga beberapa oknum menghalalkan segala cara unutk mendapatkan penghasilan. Salah satunya dengan tebar paku di jalanan. Walaupun sampai saat ini belum juga ada yang tertangkap basah menebar paku, tapi indikasi itu memang mengarah ke perbuatan tersebut.

Sebenarnya sudah banyak media yang mengangkat berita tentang tebar paku ini. Salah satunya Media Indonesia. Senin, 14 Januari 2013.

Tapi begitu pun belum kurang ada upaya penertiban dari aparat yg berwajib (atau mungkin saya yang gak tau).

Banyak pengendara yang mengeluhkan bocor ban, salah satunya didi (27). Bukan hal yang lumrah saya kira kalau ban bocor mencapai frekuensi 7 kali seminggu. Ini berati sama aja sehari sekali tambal ban.. L karena seringnya  bocor ban hingga punya langganan tukang tambal ban, dan saking sering nya sampai-sampai dikasih diskon. Ditambahkan oleh didi bahwa dalam seminggu mengalami kempes ban tujuh kali adalah serasa mendapat teros (nhahh lo)…

Lain lagi dengan Slamet (27), yang mengalami nasib yang sama mengalami kempes ban. Setelah ban dibuka rupanya ditemukan 5 paku.. (seett dahhh, saingan sama negri 5 menara, namanya roda 5 jahitan) tapi satu cerita dari Slamet ini yang menurut saya unik karena sempat menakut-nakuti tukang tambal ban  “Pak pakunya saya simpan, mau saya bawa ke dukun. Nyawa tukar nyawa” Begitu kata Slamet, seketika tukang tambal ban nya langsung pucat J.

Dari kejadian ini membawa kepada keprihatinan masyarakat, bahkan sudah berdiri satu komunitas saber (sapu bersih) ranjau paku. Komunitas ini rajin untuk menjaring paku-paku tersebut. Bila hari biasa katanya dapat 2 Kg paku, kalo musim hujan lebih banyak yakni 4 Kg paku.  Ondeehh Mandehh..

Kenyamanan dan keamanan berkendara sepertinya sudah mulai terusik, aksi tebar paku ini selain merugikan secara finansial juga akan membawa resiko kecelakaan. Bagaimana jadi nya bila pengendara oleng tidak bisa menjaga keseimbangan sedangkan jakarta terkenal dengan lalulintas yang padat. Bahkan masyarakat seperti Didi diatas sudah serasa mendapatkan teror dengan adanya paku-paku tersebut.

Dilain pihak, masih ingat kita dalam kasus ancaman oleh ekspat pada penerbangan salah satu maskapai penerbangan dari jogja-denpasar, sehingga harus membatalkan penerbangannya. Akhirnya pelakunya tertangkap. Dalam kasus ini ancaman memang di lontarkan via telapon dengan mengatakan ada bahan peledak di dalam pesawat. Tapi nyatanya peledak itu tidak ada. Hanya ancaman karena kekecewaan  belaka. Dan ini masuk dalam dunia teror-menteror.

Sedangkan dalam kasus tebar paku memang tidak ada nada yang mengancam, tetapi ada bukti tebaran paku dimana akhirnya paku tersebut juga menjadi barang yang mengancam keselamatan para pengendara motor.

Gimana kalo menurut masdab? Apa kasus tebar paku ini bisa digolongkan dalam kasus terorisme?

peraturan pemerintah ttg pemberantasan tidak pidana terorisme.

*****

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6)

*menurut saya . Salah satunya menjaganya adalah dengan memberi nafkah yang halal.

31 thoughts on “Besi Tuan nan Runcing

  1. Pingback: Ban Bocor | AfanRida

  2. marsudiyanto

    Salah satu "adegan berbahaya" bagi pengendara motor adalah saat ban bocor tiba2. Kalau nggak hati2, motor akan tak terkendali.

    Saya sering mengalami bocor ban, anehnya lokasinya selalu dekat tambal ban. Jangan2 tukang tambal bannya itu yg nebar paku

    Reply
    1. admin Post author

      kalo saya ban bocr juga dekat sama tambal ban, tapi bukan karena paku tapi karena bocor alus atau kadang bannya yang kurang bagus :)

      Reply
  3. BlogS of Hariyanto

    terorist itu berasal dari kata teror, yakni perbuatan yang membuat orang tidak merasa nyaman dan tenang, dan pelakunya disebut terorist…jadi penyebar paku itu bisa juga disebut terorist….karena membuat orang lain tidak merasa nyaman dan tenang…selalu was-was mengenai ban-nya :)

    Reply
  4. Akhmad Muhaimin Azzet

    Pelaku tebar paku itu kebangetan banget dah…

    saya yakin seyakin-yakinnya, kalo toh ia dapat uang dari tebar pakunya, pasti hidupnya ga bakalan bahagia…

     

    (saya pernah bocor ban tengah malam, nuntun sekian kilo baru ketemu tukang tambal ban, alhamdulillah…)

    Reply
  5. alaika

    kehidupan yang kian keras, membuat hati nurani sebagian orang-orangnya juga makin bikin miris ya… suka menghalalkan segala cara, sampai tega-teganya membahayakan orang lain… nebar paku, bikin ban motor orang jadi kempes dan motor jadi oleng gitu kan berbahaya? Hih!

     

     

    Reply
  6. Ely Meyer

    menurutku andai memang penambal ban itu yg menebar pakunya, rejekinya juga nggak akan lancar, krn yg dilakukan itu membahayakan masyarakat ya, ngeri juga mebayangkan ada 5 paku masuk di ban

    Reply
        1. admin Post author

          Kalo di pekanbaru sudah ada pembersihan oleh polisi, cuman pelaku belum ada yg ketangkep. terutama jl nangka mbak

          Reply
  7. Paluhlimbuy

    iseng atau apa yah? tapi kalo di kota saya (Samarinda) didekat bertaburan "itu" selalu ada jasa tambal ban tidak jauh dari situ :p bisnis sepertinya

    Reply
    1. admin Post author

      bukan bermaksud suudzon, tapi memang terkadang seperti itu ya? di pekanbaru beberapa kali sudah dilakukan pembsihan jalan oleh polisi setempat.

      Reply

Tinggalkan Balasan