Tips Mudik Pulang Kampung

Saya nimbrung aja sebenernya, menyambut idul fitri rasanya gak lengkap kalau gak posting tentang tips mudik. Mudik selama ini menjadi hal yang hampir wajib bagi para perantau, Alasannya tentu karena hari raya yang patut untuk disambut dengan sukacita. Kalau di itung-itung menyambut hari raya ini menjadi “bedol desa” nya tabungan-tabungan dan simpenan. Mulai dari belanja baju, nyiapain angpao, nyangoni orangtua sampai kepada akomodasi perjalanan mudik. Bisa jadi malahan tabungan setahun lenyap tak berbekas untuk membiayai hari raya ini. Tapi menyambut hari raya dengan perasaan suka cita itu penting, untuk mengharap berkah dari Allah SWT.

Kenapa mudik harus hari raya

Ya klise saja karena hari raya idul fitri hari yang dinanti-nanti untuk saling memaafkan satu sama lain, selain itu juga bertepatan dengan ajang berkumpulnya sanak saudara dan handai taulan (halaahhhh) bahkan tak jarang acara kumpul-kumpul bertajuk reuni di kumandangkan juga beberapa hari setelah hari raya. Dengan begitu ada kesempatan untuk ngirit waktu, coba bayangkan bila mudik tak pada hari raya pastinya silaturahmi kepada saudara harus dilakukan satu persatu yang bisa makan waktu 1-2 hari, lain halnya pada hari raya bila tak sempat berkunjung kepada sanakn saudara biasanya diadakan acara halal bihalal kumpul bersama keluarga. Tumplek bleg dadi siji jadi ngirit waktu cukup sehari dan jamuan makanan pastinya terjamin.

Namun memang hal itu butuh perjuangan yang berat. Selain fisik yang kuat, pondasi dompet juga harus diperkuat (kalao bisa pondasi dibikin model cakar ayam… hehehe). Mudik pun tak hanya dilakukan oleh para penyewa transportasi (PPT) tapi banyak juga yang memakai kendaraan pribadi, jangankan dari Jakarta ke Jawa (emang Jakarta gak di Jawa yaakk.. hehhe) tapi bahkan ada juga yang bawa kendaraan pribadi dari Sumatra ke Jawa. Alasannya sih karena lebih ngirit, Fleksibel dll. 

Nah kiranya para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi lebih berhati-hati karena resiko kecelakaan selalu mengintai apabila kita lalai. Kalau saya sih berharap para pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat, bertemu keluarga dan merayakan hari raya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko tersebut :

1. Berdoa

Jangan lupa berdo’a karena bagaimanapun juga kehidupan kita milik Allah SWT, Dialah yang memberi rasa sehat, aman, tentram dan nyaman, jadi jangan sekali-kali mengabaikannya.

2. Lakukan inspeksi kendaraan

Sebelum melakukan perjalana baiknya periksa dulu kendaraan agar kita tahu kondisi kendaraan. Ada baiknya bila perjalanan cukup jauh pemeriksaan/inspeksi ini dilakukan secara berkala atau setiap istirahat. Kalau masih ngeblank apa saja sih sebenarnya yang harus diperiksa ini saya bagikan formulir yang bisa digunakan unutk inspeksi kendaraan.

3. Kenali Keterbatasan kendaraan

Hati-hati bagi yang menyewa kendaraan pribadi untuk mudik lebaran, baiknya kenali dahulu karakteristik kendaraan tersebut dengan puter-puter kota dahulu. Biasanya kedalama pedal rem, kopling, tarikan gas dll berbeda satu mobil dengan mobil yang lain. Beruntung bagi kendaraan yang milik sendiri karena harusnya sudah tahu bagaimana karakteristik kendaraan.

4. Kenali keterbatasan diri

Bgi penumpang jangan ragu-ragu unutk selalu mengingatkan sopir tentang kondisi dan keadaan, biasanya pengemudi yang sudah cukup lama di belakang kemudi tanpa sadar sedikit demi sedikit hilang konsentrasi. Apabila mengantuk atau lelah istirahatlah banyak sekali posko-posko yang dibuat untuk mengakomodir para pemudik. Usahakan paling tidak setiap dua jam sekali beristirahat. Jangan memaksakan diri karena tidak ada toleransi terhadap setiap resiko kecelakaan. Akan lebih baik bila dalam satu rombongan terdapat minimal dua orang yang cakap mengemudi.

5. Informasi perjalanan

Carilah informasi mengenai perjalanan dan rute yang akan ditempuh terkait dengan jarak, kondisi jalan, pontensi kemacetan dan lain-lain. Apabila sudah sering mudik bisa diantisipasi dengan pengalaman-pengalaman mudik sebelumnya.

6. Alat komunikasi dan radio

Pastikan bahwa alat komunikasi yang anda gunakan selalu siap untuk melakukan panggilan baik itu dari segi battery yang cukup hingga ketersediaan pulsa (kalau masalah signal tergantung dari operator yang ada) hal yang menguntungkan adalah yang yang memiliki handphone dual sim card atau memiliki dua HP. Sebagai hiburan pilihlah untuk memutar radio dari pada MP3 karena radio lebih memberikan informasi yang anda butuhkan saat di perjalanan. diharapkan radio setempat dari kota-kota yang dilalui akan memberikan informasi mengenai perjalanan yang akan anda tempuh.

3 thoughts on “Tips Mudik Pulang Kampung

  1. KD

    Semoga kita di berikan kesempatan untuk bertemu bulan ramadan berikutnya. Selamat Merayakan Idul Fitri 1434 H. Mohon dimaafkan lahir serta bathin.

    Taqabalallahu minna wa minkum, Maaf lahir dan batin kepada keluarga dirmanto. Semoga amalan di bulan ramadhan yang telah lau dapat di terima dan hati kembali suci di hari raya idul fitri. Amin

    Reply
  2. BlogS oF Hariyanto

    Gema Takbir Menyapa Semesta,
    Membesarkan dan Mengagungkan Yang Maha Esa nan Maha Suci,
    Bersihkan Hati Kembali Fitri di Hari Kemenangan,
    Terkadang Mata Salah Melihat dan Mulut Salah Berucap,
    Hati kadang salah menduga serta Sikap Khilaf dalam Berprilaku,
    Bila Ada Salah Kata, Khilaf Perbuatan dan Sikap,
    Bila Ada Salah Baca dan Salah Komentar,
    Mohon Dimaafkan Lahir dan Batin,
    Selamat Merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1434 H

    Mohon maaf lahir dan batin, Selamat marayakan hari raya idul fitri 1 Syawal 1434 H.

    Reply

Tinggalkan Balasan