3 Hal Penting Untuk Pencari Kerja

Pesan tersebut dapat kita temui di salah satu website milik suatu perusahaan yang memuat tentang lowongan pekerjaan dalam perusahaan tersebut. Hal ini bisa jadi dipengaruhi oleh penipuan-penipuan terhadap para pencari kerja oleh oknum tertentu dengan modus memanfaatkan lowongan pekerjaan. Kita tau bahwa jobseeker bisa menjadi sasaran empuk bagi penipu-penipu tersebut apalagi faktanya banyak jobseeker yang benar-benar membutuhkan pekerjaan, bukan hanya sekedar ingin pindah kantor. Selain penipuan resiko lainnya adalah tersebarnya informasi pribadi diri kita kepada pihak lain yang mingkin saja bisa dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan tertentu, oleh karena itu sudah sewajarnya kita berhati-hati untuk mengirimkan CV.  Lantas bagaimana kiat-kiat agar kita terhindar dari penipuan tersebut. Berikut ini ada 3 Hal yang penting untuk diperhatikan dalam melamar pekerjaan, antara lain :

1. Sumber informasi.

Pilihlah sumber informasi lowongan pekerjaan pada tempat yang bisa dipercaya contohnya, papan pengumuman kantor pos, surat kabar, website perusahaan, website jobseeker. Khusus untuk website penting juga untuk diketahui website yang mumpuni dalam hal informasi kerja. Website dengan domain gratisan -mohon maaf- bisa sedikit kita geser prioritasnya.

2. Alamat surat/perusahaan

Penting juga untuk mengetahui alamat perusahaan pembuka lowongan agar kita tidak terjebak oleh -ayu ting-ting alamat palsu. Caranya browsing website/searching tentang perusahaan tersebut dan cocokkan alamatnya dengan yang tertera dalam lowongan pekerjaan apabila berbeda hal ini perlu diwaspadai (saran :  jangan submit) dan apabila memungkinkan survey lokasi kantor yang tertera pada lowongan tersebut dan amati secukupnya terkait papan nama dan aktifitas karyawan.

3. Alamat email

Bagi yang ingin submit via email perlu diperhatikan alamat email yang tertera pada lowongan pekerjaan. Waspadai alamat email yang gratisan seperti gmail, yahoo dll (masak perusahaan bonafid gak beli domain sih).. Cek domain tersebut bisa via browser untuk memeriksa kebenaran alamatnya maupun via whois domain.

 Akhirnya saya ucapkan selamat berjuang untuk Para Pencari Kerja. Semoga rejeki yang halal menjadi limpahan rahmat bagi anda sekeluarga. Amin..

12 thoughts on “3 Hal Penting Untuk Pencari Kerja

  1. sarmanpsagala

    betul pak kemarn saya hampir ketipu, sukurnya pas maw brangkat interview ada teman yang dulu interview di PT itu juga, alhasil seelamat deh…

    Syukurlah pak, tidak jadi tertipuu..

    Reply
  2. BlogS oF Hariyanto

    Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha, bila ada salah kata dan khilaf atas prilaku selama ini, serta bila ada salah baca atau salah dalam berkomentar, atau belum sempat membalas komentar, dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon dimaafkan lahir dan batin…salam

    Selamat merayakan hari raya Idul Adha, begitu juga saya mohon maaf bila ada salah dan khilaf.

    Reply
  3. Zippy

    Saya sering beberapa kali dapat sms tentang info loker.
    Cuma berhubung udah tahu soal kasus penipuan, akhirnya saya nggak gubris.
    Lha masa email yang dipake email gratisan :lol:

    Perusahaannya gak modal ya mas :)

    Reply
  4. rawins

    Aku lebih suka info dari temen. Lebih akurat dan peluangnya lebih besar ketimbang nyari dari koran atau internet…

    Betul mas, berarti harus punya koneksi yang bagus ke manteman :)

    Reply
    1. BlogS oF Hariyanto

      saya setuju dengan mas rawins, informasi dari orang terdekat mengurangi resiko kita kena tipu saat mencari kerja,
      btw-aku juga lagi buat GA, dicari 32 orang blogger yg suka nulis dan corat coret untuk jadi pemenang buat dapatkan gift unik dari Makassar, Tana Toraja dan Martapura Kalimantan Selatan…..salam :-)

      Saya cek dulu Ga nya siapa tau bisa ikut :) thank infonya pak har..

      Reply
  5. Idah Ceris

    Kalau saya lebih mengutamakan informasi2 yang dari orang langsung, kerabat atau taman. Hohoho

    Mirisnya, sekarang para penipu itu nekat menggunakan kop Dinas lho, Mas. Sekolah tempat saya bekerja hampir kena tipu. :)

    Weleh.. weleh.. semakin nekat. Perlu ekstra hati2.

    Reply

Tinggalkan Balasan