Category Archives: uneg-uneg

Blunder

Blunder, biasanya sih dikaitkan dengan kesalahan diri sendiri. Kata ini sering kali digunakan dalam pertandingan sepakbola, untuk menyebut kesalahan yang dilakukan pemain sehingga menjadi penyebab terjadinya gol. Banyak kasus blunder dilakukan oleh kiper tetapi berbeda dengan pertandingan pagi tadi antara Manchester United Versus Real Madrid dalam Liga Champion, yang disiarkan oleh SCTV langsung dari Stadion Old Trafford, yang berakhir dengan kemenangan Real madrid 1-2 dengan hasil tersebut Real Madrid lolos ke babak selanjutnya dengan agregat 2-3.

Blunder pertama

Dilakukan oleh Sergio Ramos, saat akan menghalau bola tendangan Nani di depan gawang namun salah antisipasi sehingga bola malahan masuk ke gawang sendiri. Kesalahan yang cukup fatal karena berujung memberikan keuntungan untuk tim lawan.

Blunder kedua

Ketika Nani dan pemain Real Madrid sama-sama memperebutkan bola liar, pemain Real Madrid datang dari belakang ketika Nani mengangkat kaki, bila dilihat memang sepertinya bukan murni kesalahan Nani namun kaki yang menghunjam perut sepertinya menjadikan alasan wasit untuk memberikan kartu merah. Bermain dengan 10 pemain membuat Manchester United kocar-kacir dan akhirnya kebobolan dua gol. Ternyata blunder kedua ini lebih fatal dari blunder pertama.

Blunder siapa

Jadi siapa yang melakukan blunder ini? Apakah Nani yang bermain kurang perhitungan ataukah wasit yang seharusnya tidak memberikan kartu merah.  Karena bagi saya pertandingan tadi lebih banyak ditentukan oleh blunder.  Dan mungkin akan menyisakan kontroversi.

#Walaupun di dalam permainan sepak bola banyak kasus blunder, tapi jangan menyebut bola itu blunder, karena seperti yang kita lihat bahwa sebenarnya bola itu bulat..  (Nge-junk)

Hidup Adalah Pilihan

B

eberapa waktu lalu sudah senyum-senyum liat pegawai SPBU yang nggak nggenah, sekarang giliran saya sendiri yang sebel. Bukan sebel sama pegawai SPBU tapi saya sebel sama Tukang Parkir. Masih teringat dalam ingatan beberapa waktu lalau ada seorang tukang parkir yang begitu rajinnya dalam mengais rejeki, Bahkan saat saya akan memarkir motor tiba2 bapak  bilang “Biarkan disitu saja pak, gak usah di kunci stang. Biar nanti saya atur” begitu juga saat akan mengambil motor bapak itu kembali bilang “Yang mana motornya biar saya ambilkan” dan tinggal bayar kita sudah diberi fullservice.

Tetapi pemandangan diatas berbeda dengan yang beberapa waktu lalu saya temui, seorang tukang parkir masih muda, sewaktu saya masuk ke tempat parkir dia sudah duduk di atas jok salah satu motor, dan begitu melihat saya dia hanya memberikan aba2 dari atas motos sambil bilang stop (dalam arti parkir disitu saja). kemudian setelah saya keluar saya kasih uang parkir, dia berdiri dan hanya melihat dari kejauhan. :)

Lain lagi sewaktu beli pecel lele, Istri turun buat beli pecel lele, karena dibungkus makanya saya gak turun dari motor dan milih menunggu di samping tenda, ehhhh giliran mau cabut tiba2 ada tukang parkir minta uang parkir. Haduuhh ….

Terlebih lagi kalau parkir mobil (pinggir jalan) sewaktu saya parkir tidak nampak satu pun tukang parkir disitu, begitu juga saat keluar. Cari-cari tukang parkir sambil sesekali klakson tak juga nampak batang hidungnya, kupikir memang tak ada tukang parkirnya. Memundurkan mobil tanpa ada aba-aba susah payah monitor kanan-kiri. Ehh giliran udah jalan pelan tiba2 ada suara priiitttt..priiittt.. priiiiittt. Bukan polisi, tapi seragam rompi oranye yang sudah mudar menjadi kuning. Haduuuhhhh…. Kemana aja bangggg…… Biasanya kalau udah kayak gitu niat banget buat iseng uang parkir gak langsung dikasih tapi majuin mobil dulu agak jauh baru deh uang parkir nongol ke jendela :)

Kalau mau komplein toh juga harganya tak seberapa, tapi kalu gak di komplein kok ya terlalu… Dan mereka juga gak pakai karcis sehingga ada kemungkinan juga gak bayar pajak ke negara..

Apa Artinya ??Jalan mana yang akan dipilih itu semua tergantung dari diri kita karena Hidup adalah pilihan,

(Lagi) Peduli Pegawai SPBU

Hari minggu lalu, jalan cari sarapan mie ayam sama lontong pecal :). Hari itu lagi gak kompak karena saya lagi pengin mie ayam dan istri saya minta nya lontong pecal. Jalan sebentar, lirik-lirik indikator BBM kok hampir menyentuh huruf E. yang dalam bahasa jawanya “Entek”, Buru-buru nyari SPBU buat ngisi premium.

Masuk ke SPBU sudah ada dua motor yang ngantri ngisi, Diawali dengan Ibu-Ibu dan di amini bapak-bapak separo baya. Tapi kok ada yang aneh ya? jok motor ibu itu kok tertutup? sudah isi BBM belum ya? kalo sudah kenapa harus lama majuin motornya? sebentar mengamati keanehan itu.

Setelah ibu tersebut meninggalkan area SPBU, mbak-mbak pegawai SPBU nya malah ngakak sambil ngomong “Dimana-mana SPBU sama…, dibulatkan keatas. masak cuman 800 rupiah aja diminta?”  tertawanya lepas sampai nampak gigi-giginya yang artistik kekuning-kuningan.  Seketika itu terjawab sudah pertanyaan saya semula.. oooOOOooo itu toh masalahnya..

Kasus seperti ini sudah lama saya amati, dan sepertinya pegawai-pegawai SPBU memang enggan untuk memberikan kembalian yang hanya beberapa ratus perak. Tetapi bukankan yang sedikit itu adalah hak orang lain? seperti itukah cara pegawai SPBU itu mendapatkan penghasilan tambahan? saya kira ini sudah menjadi rahasia umum. Bagaimana ibu-ibu tersebut meminta kembalian berarti menyelamatkannya dari jurang neraka, tapi apa daya malah cemoohan dan tertawaan yang keluar dari mulutnya, Hal ini yang menyimpan kesedihan tersendiri buat saya.

Dan sudah sejak lama saya tidak mengisi BBM full tank, melainkan dengan pecahan 10.000 rupiah agar tidak terjadi seperti hal diatas.

Bagaimana dengan anda masdab?
Mari kita selamatkan pegawai SPBU
#BloggerPeduliPegawaiSPBU

Monumen Nasional


Banyak blog travelling bertebaran di dunia maya, meniti langkah dari sabang sampai merauke bahkan sampai ke negri yang nun jauh disana. Tapi dari berbagai blog itu miskin sekali yang bahas tentang monas. Padahal sejatinya monas yang sekarang ini ada di jakarta itu diharapkan bisa sebagai pancang Indonesia dan seakan-akan bilang “Gue Indonesia maannnn”.

Tercatat dalam ingatanku terakhir kali mengunjungi monas kala SMP (kira-kira tahun 1997 an lahh) sambil study tour yang waktu itu mengambil venue seputaran jakarta. Monumen yang diresmikan 12 Juli 1975 dengan tinggi 132 meter itu memang menjadi fenomena tersendiri bagi Indonesia. Selain ujung monumen yang konon kabarnya bersepuh emas.

Iseng aja hari ini browsing wikipedia nyari info monumen nasional, ehhh lah kok tiba di kalimat awal udah berganti bukan lagi monumen nasional tapi jadi monumen anas… :) makanya wikipedia sudah tidak diakui lagi sebagai referensi karena orang bisa sesuka hati edit informasinya yg kapan saja bisa berubah sesuka hati pemirsa. diluar konteks wikipedia memang sekarang ini sedang hangat-hangatnya isu tentang Mas Anas Urbaningrum (MAU). hal ini di awali dari perkataan MAU yang rela digantung di Monas kalau terbukti korupsi. dan KPK pun ternyata WANI untuk menetapkan MAU sebagai tersangka korupsi.

Dengan penetapan MAU sebagai tersangka, sontak socmed seperti FB dan Twitter ramai ngebahas ttg MAU, dari mulai menghujat hingga ada yang nagih gantungan :) tapi selayaknya dilihat dulu akhir cerita nanti. meskipun tersangka kan masih ada proses yg harus dijalani dan ada juga asa praduga tak bersalah. Jadi sabar dulu yaa.. walaupun sabar tapi saya juga penasaran kok

Penasaran apakah monas akan menjadi monumen untuk mengenang mas anas.

Apakah masdab semua juga penasaran?

Kebanan


K ebanan (Istilah Jawa) , atau lebih kondang dinamakan ban bocor. Barusan sial banget tiba-tiba ban belakang bergoyang-goyang. Berhenti sebentar cek roda belakang ternyata udah separo kempes…. mana hujan dari pagi mengguyur deras hampir seluruh kota ini dari ujung ke ujung. Tengak-tengok kanan-kiri mencari secercah harapan tukang tambal ban. Alhamdulillah di seberang jalan ada tambal ban, jadi ga perlu jauh-jauh buat “nggladak” motor ini.

Di sebelah pertigaan itu terparkir satu motor bebek yg telah dimodif dengan gandengan disisi kiri, layaknya vespa touring nan legendaris, cuma beda di sebelah kiri motor ini adalah kompressor angin tertutup dengan mantel, maklum siang ini hujan cukup deras mengguyur kota. Kulihat sekitar mencari tahu mana tukang tambal ban itu. kuterka di ujung sana ada seorang lelaki berjongkok seperti menunggu limpahan rejeki dari Tuhan. Dan tak salah lelaki itu memberikan isyarat dengan sedikit menengadahkan kepala, sedangkan aku menjawab dengan memanyunkan mulut dan seakan-akan berteriak “BOCOR”. Seketika lelaki itu beranjak dari jongkoknya meraih topi biru, saya yakin itu topi kesayangannya karena sedikit kumal dan nampak sudah klop sekali dengan lingkar kepalanya. Terjadilah transaksi singkat kecil-kecilan di sertai rintik hujan. “Ganti ban dalam berapa, Bang?” ucapku segera, “Yang bagus 35 ribu” sahutnya. Alhasil jadilah ijab qobul antara pembeli dan penjual yang syah. Padahal saya gak tau persis apakah bocor atau cuman gembos, tapi dengan kondisi yang tiba-tiba tekanan ban jadi setengah itu membuat saya memutuskan untuk ganti ban dalam, sekaligus pertimbangan lebih cepat mengganti dari pada menambal.

Di emperan sebuah ruko yang entah mengapa hari itu tidak buka, ku tunggu lelaki itu membuka masing-masing baut dengan ligatnya. saking ligatnya seakan-akan tanpa melihat pun tangannya terampil memainkan kunci-kunci itu. Saat pelan memutar roda tiba-tiba seberkas gerakan tangannya mencabut benda yang menancap di roda itu, dan firasatku tak lain itu adalah PAKU. Setelah selesai memang kutanya dan memang benar bocor karena tertusuk paku.

Entah mengapa sampai hari ini  aku masih merasa janggal ketika ban motor bocor karena paku, terlebih ketika beberapa media memberitakan tentang sebar paku seperti pada postingan saya sebelumnya. Lokasi yang dekat dengan tukang tambal ban serta penampilan tukang tambaln yang kanan kiri pakai anting itu semakin membuat bertanya-tanya “apa benar paku ini sengaja disebar?”.  Ahhhh… tapi aku tak mau larut dalam pemikiran negatif seperti itu karena akupun jarang melakukan Pre-Trip Inspection sebelum menggerakkan motorku, biasanya cuman hidupin sebentar sambil geber-geber kalo gak ada yang aneh, langsung tancap. Jadi gak tau sejak kapan sih paku itu nancep di ban motor, sapa tau sudah sejak malem gitu. :) .

Dua hal yang perlu disyukuri dalam kejadian tadi:

  1. Lokasi tambal ban yang gak jauh, sehingga gak capek nuntun motor.
  2. Untung pas bawa duit cukup buat ganti ban dalam :).

Dua hal yang perlu diperhatikan dalam kejadian tadi :

  1. Lakukan pengecekan kendaraan sebelum pergi (Pre-Trip Inspection).
  2. Sebaiknya gak usah dandan kayak preman, karena akan terjadi pikiran buruk kepadamu. :)

Happy Blogging

Hitam Putih

Kalau ditanya manakah yang benar dari gambar diatas?

Manakah yang masdab  pilih dari gambar diatas?

Yang nomor 1 atau nomor 2?

*****

Beberapa waktu yang lalu pernah membaca tutorial membuat desain stempel. Dikatakan bahwa kalo desain utama sudah jadi maka perlu dilakukan uji inverse (dibalik). Begitu kata tutorial tersebut. (saya lupa dimana saya baca). Untuk kebenaran teori dari tutorial itu saya juga kurang mengerti karena saya bukan desainer juga belum pernah sekolah desain-mendesain. Waktu itu saya hanya mengiyakan saja.

Luasnya persepsi dan banyaknya perbedaan pendapat menjadi unsur yang menimbulkan suatu perdebatan. Perbedaan pendapat ini yang kadang disikapi dengan cara yang lain. Bukan hanya perbedaan pendapat tapi juga jawaban serta ekspresi dalam menjawab.

Hubungannya dengan Hitam putih.

Saya yakin sebuah jawaban akan diutarakan dengan logis tapi Pernahkah sewaktu kita punya jawaban, kita inverse dulu jawaban itu sebelum di ucapkan? Tujuannya hanya untuk membandingkan apakah jawaban kita itu cukup kuat untuk di ucapkan.

Seperti pertanyaan berikut “kok gak pernah bersedekah sih?”

Banyak yang menjawab “untuk hidup sehari2 saja kadang masih kurang”

Bagaimana kalo dibalik “bukankah sedekah itu justru akan membawa kelapangan rezeki”

Atau lain lagi bagi orang kaya “Sudah kaya dan mampu tapi kok belum naik haji”

ada yg menjawab “Rukun Islam Sholat saja masih bolong2, perangai juga masih belum baik”

Bagaimana seandainya berhaji sambil berdoa agar niat naik haji dapat memperbaiki dan menyempurnakan ibadah.

Dua kasus dengan masing-masing dua jawaban yang berbeda, dan keduanya serasa sulit untuk disalahkan karena tergantung dari sisi mana kita menilai.

Kembali kepada gambar diatas. Mana yang anda anggap benar?

Keduanya bisa jadi benar tergantung dari sisi mana kita menilai, gambar 1 menjadi benar bila kita memiliki persepsi tulisan nya HITAM, dan gambar kedua juga benar ketika kita melihat backgroundnya HITAM.

Hidup ini tergantung bagaimana anda memilih, bukan orang lain tetapi diri kita sendiri.

Bagaimana menurut masdab? Masihkah kita menyalahkan orang lain?

Pernikahanku

Alhamdulillah acara akad nikah sekaligus resepsi pernikahan ku Pada tanggal 26 Januari 2013 berjalan dengan lancar, Memang sempat deg-degan diliputi dengan kegalauan. Maklum keluarga saya harus terbang dari jogja ke riau dan sebagian lagi dari jakarta ke riau.

Preparation
Tanggal 20 Januari 2013 sudah mulai cuti dan persiapan di Duri diawali dengan packing hantaran seserahan yang sudah dikirimkan sebelumnya langsung ke rumah Dik Rani, dengan inisiatifnya hantaran itu di re-pack dan dibentuk menjadi berbagai macam model. (alhamdulillah ada keluarga Dik Rani yg selalu men-support serta memberikan waktunya untukku, semoga Allah SWT memberikan perlindungan, limpahan rizki dan kesejahteraan untuk keluarga Dik Rani. Aminn)


Tanggal 24 Januari 2013 Berangkat dari duri menuju pekanbaru dengan ketua rombongan di komandoi oleh mas Sumaro Wahyu Widodo untuk menjemput keluarga saya dari jogja + jakarta dan keluarga Gita dari Surabaya. Tak lupa sebelum berangkat kami melakukan PJM (Pre Job Meeting ) + berdoa untuk kelancaran perjalanan kami. Sekitar jam 13.30 JT 290 landing di pekanbaru, setelah menunggu pengambilan bagasi, akhirnya kami bisa bertemu dengan keluarga semuanya.

Perjalanan ke Duri diawali dengan mampir masjid Ar-Rahman Pekanbaru di dekat Simpang Jl. Tuanku Tambusai untuk sholat Dhuhur, Setelah sholat Dhuhur dilanjutkan dengan makan siang di RM. Pendowo (Jl. Tengku Umar) RM Pendowo menyediakan masakan khas jawa dan rasanya juga enak buktinya saya makan nila bakar sama ayam garang asem hehehhehehe…..

Setelah makan perjalanan dilanjutkan ke duri, dengan waktu sekitar 3 jam akhirnya jam 19:00 sampai juga di Duri, langsung menuju rumah Gita. Disana sudah disambut oleh keluarga Gita dan langsung dilanjutkan dengan makan Malam  (acaranya makan teruuusss,, hehhehe).

Setelah makan kemudian keluarga jogja diantar ke pemondokan/rumah sewa yang sudah disediakan oleh keluarga Gita, alhamdulillah rumah yang disediakan besar sekali, 4 Kamar, lengkap dengan AC, kulkas, kompor, bahkan ada water heaternya. Sekaligus lingkungan rumah yang masih hijau asri menambah kenyamanan rumah ini. Malam itu di pemondokan kegiatannya finishing hantaran yang masih belum dipacking hingga pukul 2 dini hari.

Pemondokan - koleksi Afanrida.com

Seserahan

Jumat, 25 Januari 2013 pukul 10.00 koordinasi meeting dengan pihak panitia pernikahan yang di wakili oleh pak Asep Sutarsa. Untuk membahas rangkaian acara seserahan + Akad nikah + resepsi juga transport penjemputan keluarga dari pemondokan ke rumah Gita.

Setelah Sholat jum’at jam 14:00 tim penjemput datang dan kami sekeluarga berangkat untuk melaksanakan acara seserahan. Acara dimulai tepat pukul 15:00 dan berakhir pukul 16:00, acara memang di set singkat dan padat mengingat hampir bertepatan dengan sholat ashar. Dari pihak Gita diwakili olah mas Yono dan dari pihak saya diwakili oleh Mas Yulianto.

Satu yang masih teringat saat mas Yuli mengutarakan maksud dan tujuan kedatangan kami,

Asam di gunung, Garam di laut, bertemu di pasar. Di beli oleh orang, di campur dalam satu belanga dan ditambah dengan bumbu serta bahan lain menjadi sayur yang enak untuk dimakan. Begitu juga kisah ini Asam digunung dimana Gita dari duri yang banyak perbukitan, dan Garam di laut dimana Afan yang datang dari KulonProgo bersanding dengan laut selatan, bertemu di salah satu Universitas Islam Swasta tertua di Indonesia (Universitas Islam Indonesia) Agar bisa dipadukan dalam satu bingkai yang dinamakan pernikahan. Dan berharap pernikahan ini juga sebagai penyatuan dua keluarga. (Rodo mekso rapopo sing penting masukkk)

Begitu rayu mas yuli pada acara seserahan agar pihak keluarga Gita mau menerima rangkaian pernikahan ini.

Akad Nikah

26 Januari 2013 , Keluarga kami tiba di tempat akad nikah sekitar pukul 07:30, rencana akad nikah di lakasanakan pada pukul 08:00, tetapi pak KUA (Penghulu) mengabarkan bahwa acara akad nikah dimundurkan menjadi pukul 09:00 karena sesuatu hal.

Akhirnya pukul 09:00 pak KUA (penghulu) datang juga…  :) saya diminta untuk duduk di tempat yang sudah disediakan bersebelahan dengan Gita. Acara Akad nikah dimulai dengan pembacaan ayat suci Al qur’an, kemudian dilanjutkan dengan ijin nikah dari Gita kepada orangtuanya. Acara ijin nikah ini menjadi acara paling mengharukan, baru satu kalimat diucapkan air mata Gita sudah meleleh kemana-mana, saya pun hampir terbawa oleh suasana haru itu, kalo sampai terbawa haru malah jadi repot nanti waktu akad nikah (pikirku , hehe).
Setelah ucap ijab selesai dilanjutukan dengan sungkeman dan mohon doa restu kepada orangtua dan keluarga yang hadir. Tak tahu kenapa tiba2 airmata ini menetes tak terbendung, lega rasanya hari ini telah menyelesaikan rangkaian acara akad nikah.

Resepsi

Rias pengantinnya cukup ribet, karena kami pakai adat jawa kanigaran jogja, sehingga banyak sekali pernak pernik yang harus dissusun, ditambah crew rias yang hanya beberapa orang. Sehingga acara resepsi yang sedianya di laksanakan mulai jam 12:00 mundur hingga 13:30 tapi alhamdulillah sekalian bisa sholat dhuhur dulu J. Acara resepsi diawali dengan prosesi panggih (temu manten), saling melempar daun sirih, mencuci kaki dan midak endog (injak telor), gendongan ke pelaminan,  timbangan (prosesi timbangan ini buat saya menjadi hal yang lucu bapaknya Gita diminta duduk kemudian memangku kami berdua untuk menimbang apakah sama timbangannya, Padahal saya sama Gita kan kelas berat sedangkan bapaknya Gita tidak gemuk, jadilah pemikiran saya seperti Gajah Duduk sedang dilatih sama pawang nya hehehe), prosesi panggih ditutup dengan sungkeman yang membuat kaki pegel. Setelah itu Resepsi dilanjutkan dengan doa restu dari para tamu yang dalang silih berganti hingga pukul 21:00.

 

Dikerjain Panitia

Pukul 21:00  tiba2 Teh Herti selaku pembawa acara menyamaikan satu hal dan bertanya kepada kami (lewat corong mikropon) gini nih ngomongnya :
“Gita dan Afan sadarkah kalian bahwa kalian sudah begitu merepotkan kami?? Menyita waktu dan tenaga kami?? “

Dan kamipun hanya bisa mengangguk :)

“Bagaimana kalao malam ini Gita dan Afan kami minta untuk naik ke atas panggung?? Untuk membayar semuanya” Lanjut Teh Herti dengan antusias nanya ke tamu semuanya…
langsung semua tamu / tetangga yang tersisa bersorak, tepuk tangan dan kompak bilang Seettuujuuu…

“Onddee apo lah carito awak naiak pulo ka panggung, apo yang kan awak dendangkan malam iko??”

Kami berdua pun pelan2 berjalan menuju ke panggung, layaknya dua gajah waykambas sedang di arak ke kandang J. Dan di awali dengan menyampaiakan ucapan terimakasih dan doa restu. Kemudian dilanjutkan dengan nyanyi lagu “memandangmu” yang di nyanyikan sama ikenurjanah/aldi bragi, kalo Gita nyanyi “ Pacarku 5 langkah” hehehe

Akhirnya kami dapat kado dari panitia, Ada satu kotak ukuran lumayan besar langsung disuruh buka, setelah dibuka pelan2 didalam ada 3 kotak lagi, Besar, sedang dan kecil. Kami disuruh milih, yang pertama saya pilih yang sedang ternyata isinya Madu rasa, Extra joss, sama pengaman *sensor. Kemudian yang kedua kami buka yang besar dan isinya ternyata duengggggg telor angsa (guedeeee boook) entah apa maksudnya kedua kado tadi (berlagak gak ngerti). Dan yang terakhir paling kecil setelah dibuka ternyata …. Cincin .. yuhuuuuu makasih banget ibu2 dan bapak panitia.

Akhirnyaa selesai juga acara pernikahan saya yang cukup melelahkan dari pagi sampai malem.. Alhamdulillah semua rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar.

Out of Topic:

  1. 27 Januari 2013 Tiba2 dapat telpon dari maskapai kalo penerbangan dari pekanbaru jakarta di cancel (padahal yang model ginian jarang banget yaa). Makanya penerbangan jadi maju 2 jam. Bikin repot berangkat pagi2.
  2. Hari senin 28 Januari 2013, dapat kabar dari keluarga Gita sudah sampai di Surabaya dengan selamat, namun koper, dll setelah dibuka isinya sudah gak karuan tambah ada beberapa barang didalamnya yang hilang. (Hati2 yaa).  

Special Thanks :

Panitia acara pernikahan Gita dan Afan
Kel. Bp. H. Djoko Hermawan & Ibu Sri Gantini
Kel. Bp. Drs. H. Harowi Muhyati, Msi & Ibu Hj. Mamik Suparmi
Kel. Besar Karyodinomo
Kel. Besar Sosrowiharjo
Kel. Zainal Arsyadi (MZ) dan Ibu Rani
Kel. Sumaro Wahyu Widodo dan Ibu Lia
Kel. Sukaca dan Ibu Eki

Dan lain2 yang belum disebut :)

Besi Tuan nan Runcing

Pernah kan Ban motor Bocor?

Lagi asik-asik naik motor tiba-tiba oleng kesana-kemari, rasanya motor terhuyung. Apalagi kalau yang bocor ban depan pas di tikungan. Wuihh sensasinya bikin cenat-cenut.

Lebih nggondok lagi harus nuntun. Kadang ada juga beberapa orang yang nekat “nggladak ” motornya. Padahal kalau motornya di gladak/dinaiki resiko kerusakannya lebih parah, pertama ban luar rusak jd kayak diiris velg, yang kedua velgnya sendiri jadi rata J.  Pada akhirnya pun banyak yang memilih untuk di tuntun, sembari oleh raga. Masukin gigi 3 sekalian di gas sambil nuntun. Yahh anggap aja ngebayangin jalan2 sama anjingnya kucingnya gitu.

Lain daerah lain cerita, lain lagi Jakarta.

Jakarta yang terkenal dengan kehidupan yang keras hingga beberapa oknum menghalalkan segala cara unutk mendapatkan penghasilan. Salah satunya dengan tebar paku di jalanan. Walaupun sampai saat ini belum juga ada yang tertangkap basah menebar paku, tapi indikasi itu memang mengarah ke perbuatan tersebut.

Sebenarnya sudah banyak media yang mengangkat berita tentang tebar paku ini. Salah satunya Media Indonesia. Senin, 14 Januari 2013.

Tapi begitu pun belum kurang ada upaya penertiban dari aparat yg berwajib (atau mungkin saya yang gak tau).

Banyak pengendara yang mengeluhkan bocor ban, salah satunya didi (27). Bukan hal yang lumrah saya kira kalau ban bocor mencapai frekuensi 7 kali seminggu. Ini berati sama aja sehari sekali tambal ban.. L karena seringnya  bocor ban hingga punya langganan tukang tambal ban, dan saking sering nya sampai-sampai dikasih diskon. Ditambahkan oleh didi bahwa dalam seminggu mengalami kempes ban tujuh kali adalah serasa mendapat teros (nhahh lo)…

Lain lagi dengan Slamet (27), yang mengalami nasib yang sama mengalami kempes ban. Setelah ban dibuka rupanya ditemukan 5 paku.. (seett dahhh, saingan sama negri 5 menara, namanya roda 5 jahitan) tapi satu cerita dari Slamet ini yang menurut saya unik karena sempat menakut-nakuti tukang tambal ban  “Pak pakunya saya simpan, mau saya bawa ke dukun. Nyawa tukar nyawa” Begitu kata Slamet, seketika tukang tambal ban nya langsung pucat J.

Dari kejadian ini membawa kepada keprihatinan masyarakat, bahkan sudah berdiri satu komunitas saber (sapu bersih) ranjau paku. Komunitas ini rajin untuk menjaring paku-paku tersebut. Bila hari biasa katanya dapat 2 Kg paku, kalo musim hujan lebih banyak yakni 4 Kg paku.  Ondeehh Mandehh..

Kenyamanan dan keamanan berkendara sepertinya sudah mulai terusik, aksi tebar paku ini selain merugikan secara finansial juga akan membawa resiko kecelakaan. Bagaimana jadi nya bila pengendara oleng tidak bisa menjaga keseimbangan sedangkan jakarta terkenal dengan lalulintas yang padat. Bahkan masyarakat seperti Didi diatas sudah serasa mendapatkan teror dengan adanya paku-paku tersebut.

Dilain pihak, masih ingat kita dalam kasus ancaman oleh ekspat pada penerbangan salah satu maskapai penerbangan dari jogja-denpasar, sehingga harus membatalkan penerbangannya. Akhirnya pelakunya tertangkap. Dalam kasus ini ancaman memang di lontarkan via telapon dengan mengatakan ada bahan peledak di dalam pesawat. Tapi nyatanya peledak itu tidak ada. Hanya ancaman karena kekecewaan  belaka. Dan ini masuk dalam dunia teror-menteror.

Sedangkan dalam kasus tebar paku memang tidak ada nada yang mengancam, tetapi ada bukti tebaran paku dimana akhirnya paku tersebut juga menjadi barang yang mengancam keselamatan para pengendara motor.

Gimana kalo menurut masdab? Apa kasus tebar paku ini bisa digolongkan dalam kasus terorisme?

peraturan pemerintah ttg pemberantasan tidak pidana terorisme.

*****

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6)

*menurut saya . Salah satunya menjaganya adalah dengan memberi nafkah yang halal.

Kampanye Anti Rokok Di Inggris

Cara kampanye anti rokok memang banyak sekali macamnya, ada yang pake organ tubuh seperti jantung yang rusak atau paru-paru yang menghitam. Ada juga yang menampilkan bentuk rokok dan segala macam racun yang dikandungnya.

Lain halnya seperti iklan anti rokok yang di rilis Di Inggris, berdasarkan BBC News bahwa pemerintah Inggris serius untuk berkampanye Anti Rokok, disebutkan bahwa Iklan Anti Rokok terakhir yang berjudul “Fatty Cigarette” dirilis 8 tahun yang lalu, sedangkan iklan yang baru ini akan ditayangkan di TV, Online, dan poster hingga februari mendatang, bahkan budget yang dikeluarkan mencapai 2.7 juta pounds.

Iklan ini menggunakan objek utama tumor sebagai iklan, hal ini sejalan dengan teori yang ingin disampaikan oleh pemerintah bahwa hanya dengan 15 batang rokok bisa menyebabkan mutasi yang akan menimbulkan resiko tumor kanker.

Meskipun begitu sepertiga dari perokok aktif masih menilai bahwa iklan yang seperti ini masih mengandung unsur lebay, dalam artian resiko karena rokok itu dilebih2kan.

Iklan ini juga telah mendapatkan dukungan dari Cancer Reaserch UK.

Bagaimana dengan anda? Masihkah juga merokok?

Kesuksesan belum lengkap, bila belum merasakan sukses berhenti merokok.

Sumber : BBC News

Iklan Anti Rokok

Sori banget Disturbed Picture

Ngerjain

PRANK…. – jangan salah ini bukan suara gelas pecah.-

Tapi ini adalah istilah lain untuk peristiwa dimana seorang mengerjai orang lain (CMIIW), seperti yang ada dalam beberapa acara di televisi, seperti : JAIL, SUPERTRAP, JUST FOR LAUGH, dan acara-acara lainnya.

Trus apa dong maksud posting ini?

Maksudnya adalah bahwa kita harus ingat bahwa kita hidup di Indonesia (nah loo), iya kita di Indonesia yang katanya berbudaya timur, dimana budaya timur yang kita ketahui masih mengenal ataupun masih memuja sesuatu yang dinamakan dengan sopan santun, Seharusnya Masih kenal etika, mana yang layak dan tidak layak.

Hal ini juga berhubungan dengan berita yang akhir2 ini santer terdengar, dalam episode supertrap beberapa waktu lalu. Dimana crew super trap membuat jebakan yang ngerjain orang yang sedang di dalam toilet. Hal ini menimbulkan berbagai polemik dalam masyarakat terutama sekali dalam dunia online internet gejolak itu begitu terasa sekali, baik protes lewat forum maupun social media. Hal ini menandakan beberapa lini dari masyarakat kritis terhadap tontonan2 yang dianggap menyalahi budaya ketimuran. Padahal awal kemunculan supertrap menjadi primadona dalam acara ‘ngerjain orang’ dengan setting yang lebih teknis dimana meliput persiapan hingga teknologi yang digunakan. Yang mungkin awalnya membuat saya bilang ‘wow’. Cuman kebelakang menurut saya acara sedikit mengalami penuruna kualitas (No Offense).

Begitu juga bila kita browsing lewat youtube dengan kata kunci  ‘ngerjain operator telkomsel’. Memang salah satu topik saya adalah callprank atau lebih jelasnya adalah ngerjain operator call centre provider telekomunikasi. Ada beberapa orang yang dengan sengaja menghubungi call centre cuman untuk ngerjain, (mungkin yang tidak di rekam ada lebih banyak lagi). Ada 3 video yang menjadi acuan yaitu yang mengaku bernama bapak stavolt (scr tidak langsung ngakunya dari timor leste), berikut link video nya.

Operator Telkomsel Vs Stavolt

dan yang satu lagi cewek ngakunya bernama until, di terima oleh salah satu CS dengan nada melambai. Berikut link videonya

Operator telkomsel Vs Until

dan satu lagi ngakunya bapak do’enk, berikut link videonya:

Operator telkomsel vs Do\’eng

Dari ketiga video rekaman tersebut jelas kita bisa nilai mana yang layak sebagai bahan lucu , video 1 dan 2 saya kira masih berusaha untuk mengedepankan aspek menghormati korban yang sedang dibidik, sedangkan rekaman yang ketiga memang jauh dari harapan bahkan rekaman yang ke 3 ini awalnya bermaksud untuk menghadirkan kelucuan namun menurut saya malah berbalik menjadi rekaman yang tidak layak untuk di pertontonkan.

Sekali lagi kita sebagai orang Indonesia sudah selayaknya melingkupi diri dalam aspek ketimuran, budaya menghormati, jujur dan toleransi.
Sesuatu yang lucu memang akan membuat lebih bermakna dari pada sesuatu yang diam.
tetapi hati-hati saat memilih untuk melalui jalan kelucuan karena selain bisa menghibur juga bisa membawa pada efek ‘mati ketawa’.

NB: Posting ini tidak bermaksud memojokkan suatu objek