3 Hal Penting Untuk Pencari Kerja

Pesan tersebut dapat kita temui di salah satu website milik suatu perusahaan yang memuat tentang lowongan pekerjaan dalam perusahaan tersebut. Hal ini bisa jadi dipengaruhi oleh penipuan-penipuan terhadap para pencari kerja oleh oknum tertentu dengan modus memanfaatkan lowongan pekerjaan. Kita tau bahwa jobseeker bisa menjadi sasaran empuk bagi penipu-penipu tersebut apalagi faktanya banyak jobseeker yang benar-benar membutuhkan pekerjaan, bukan hanya sekedar ingin pindah kantor. Selain penipuan resiko lainnya adalah tersebarnya informasi pribadi diri kita kepada pihak lain yang mingkin saja bisa dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan tertentu, oleh karena itu sudah sewajarnya kita berhati-hati untuk mengirimkan CV.  Lantas bagaimana kiat-kiat agar kita terhindar dari penipuan tersebut. Berikut ini ada 3 Hal yang penting untuk diperhatikan dalam melamar pekerjaan, antara lain :

1. Sumber informasi.

Pilihlah sumber informasi lowongan pekerjaan pada tempat yang bisa dipercaya contohnya, papan pengumuman kantor pos, surat kabar, website perusahaan, website jobseeker. Khusus untuk website penting juga untuk diketahui website yang mumpuni dalam hal informasi kerja. Website dengan domain gratisan -mohon maaf- bisa sedikit kita geser prioritasnya.

2. Alamat surat/perusahaan

Penting juga untuk mengetahui alamat perusahaan pembuka lowongan agar kita tidak terjebak oleh -ayu ting-ting alamat palsu. Caranya browsing website/searching tentang perusahaan tersebut dan cocokkan alamatnya dengan yang tertera dalam lowongan pekerjaan apabila berbeda hal ini perlu diwaspadai (saran :  jangan submit) dan apabila memungkinkan survey lokasi kantor yang tertera pada lowongan tersebut dan amati secukupnya terkait papan nama dan aktifitas karyawan.

3. Alamat email

Bagi yang ingin submit via email perlu diperhatikan alamat email yang tertera pada lowongan pekerjaan. Waspadai alamat email yang gratisan seperti gmail, yahoo dll (masak perusahaan bonafid gak beli domain sih).. Cek domain tersebut bisa via browser untuk memeriksa kebenaran alamatnya maupun via whois domain.

 Akhirnya saya ucapkan selamat berjuang untuk Para Pencari Kerja. Semoga rejeki yang halal menjadi limpahan rahmat bagi anda sekeluarga. Amin..

Sertifikasi

Asean blogger membuat kontes blog sepuluh hari posting dengan tajuk #10daysforASEAN. Banyak yang mengikuti, ada ratusan yang sudah terdaftar dalam kontes tersebut. Topik/tema yang harus dipenuhi pun cukup berkelas, dan tentunya masih berhubungan dengan ke-ASEANan.  

Dari tema tersebut saya tertarik dengan tema pertama yang mengusung bahasan mengenai “ekspansi salon thailand bersertifikasi internasional” apakah keberadaannya akan menggusur salon lokal dalam negri. Yang menjadi ketertarikan saya adalah mengenai sertifikasinya. Namun tak juga disebutkan mengenai jenis sertifikasi yang dugunakan oleh salon tersebut. Apakah sertifikasi terkait dengan kompetensi karyawannya atau sertifikasi terkait organisasi salon tersebut.  

Yang menjadi kekhawatiran banyak kontestan salon tersebut memiliki potensi menggusur keberadaan salon lokal yang ada disekitar kita, apalagi ditambah dengan embel-embel sertifikat internasional dan pada kenyataannya thailand cukup menarik perhatian untuk kawasan asia tenggara sampai-sampai kita tak bisa mengatahui mana yang perempuan beneran dan mana yang KW, karena saking miripnya hingga boleh saya katakan KW Super. :) 

Dari beberapa kontestan ada yang optimis salon lokal mampu bersaing dengan syarat harus mau belajar, berbenah, tingkatkan kompetensi dll. Tapi ada juga yang menolak dengan dalih mematikan usaha dalam negri dll.  

Bagi saya pribadi, untuk mengikuti arus globalisasi dan pasar bebas sebuah organsasi harus mengerti kebutuhan pelanggan, termasuk  jenis sertifikasi yang dibutuhkan dan bagaimana penerapannya. Jenis sertifikasi untuk kebutuhan bisnis salon memang belum dipaparkan lebih jauh oleh para kontestan dan saya sendiri pun belum tahu jenis sertifikasi tersebut. Namun menilik keberadaan salon sbagai sebuah organisasi yang memberikan jasa maka ISO9001:2008 yang mengatur tentang Sistem Manajemen Mutu bisa diterapkan sebagai salah satu persyaratan yang dapat diterapkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Bahkan kompetensi karyawan juga termasuk salah satu konsen dalam iso 9001:2008 ini. 

Berikut ini Gambaran umum dari persyaratan iso 9001 

Pasal 4. Persyaratan dan dokumentasi sistem manajemn mutu. Hasilnya adalah adanya kebijakan mutu, sasaran mutu, pedoman/manual mutu, prosedur mutu (SOP), catatan penerapan SMM. 

Pasal 5. Tanggung jawab manajemen. Hasilnya adalah adanya kebijakan mutu, sasaran mutu, tinjauan manajemen, menjamin tersedianya sumberdaya, fokus pada kepuasan pelanggan, penunjukan management representatif.  

Pasal 6. Manajemen sumber daya. Hasilnya adalah karyawan harus kompeten berdasarkan pendidikan, pelatihan, ketrampilan dan pengalaman. Evaluasi kinerja dan pelatihan. Menetapkan, menyediakan, dan memelihara infrastruktur. Menetapkan dan mengelola lingkungan kerja. 

Pasal 7. Realisasi produk. Hasilnya adalah pemantauan, pengukuran, inspeksi (produk yg digunakan), persyaratan perundangan, informasi produk, umpan balik pelanggan, evaluasi dan pemilihan pemasok/supplier, evaluasi supplier, informasi pembelian. 

Pasal 8. Pengukuran, analisis dan peningkatan. Hasilnya adalah pengukuran kepuasan pelanggan, audit internal, pemantauan/pengkuran proses dan produk, pengendalian ketidaksesuaian, analisa data, peningkatan berkelanjutan. 

Nah, diatas adalah gambaran umum dari organisasi yang menerapkan SMM, untuk persyaratan lebih lengkap download disini.  

Dengan mengerti kriteria persyaratan suatu standar, bisa  dukur penerapannya oleh organisasi yang ingin memeperbaiki kualitas manajemn organisasinya. Dan kembali lagi penerapan itu juga harus didukung oleh manajemn puncak organisasi karena tak jarang perusahaan yang telah memiliki sertifikat iso 9001 belum juga menerapkan persyaratan tersebut dengan baik dan masih banyak kekurangannya. 

Selain persyaratan iso juga ada persyaratan terkait 5R yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin Yang diambil dari 5S yang berasal dari jepang. Dengan penerapan 5R ini diharapkan sebuah organisasi dapat tertata rapi secara visual maupun penelusuran sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi pelanggan yang sehari-harinya hilir mudik mengunjungi tempat usaha yang kita buka. 

Jadi kembali lagi kepada persoalan diatas, Apakah salon lokal mampu bersaing? Jawabnya adalah mampu selagi Manajemen memiliki komitmen untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan oleh pelanggan. 

Bagaimana dengan komitmen manajemen perusahaan anda?

Warung Sederhana | Surabaya

Jalan-jalan ke surabaya, sebelumnya sudah saya ceritakan di posting mendadak mudik, kelaparan dimalam hari menjadi hal yang wajar bagi kehidupan saya, apalagi kalau laparnya sudah “akut” rasanya menambah sulit mata ini untuk terpejam. Apalagi berada di kota lain yang nginepnya cuman sehari doang, membutuhkan suasana yang bisa diingat sepanjang waktu.

Jam menunjukkan pukul 23.00 mata masih sulit terpejam dengan kondisi perut kruek-kruek. Lihat menu di hotel yang super mahal beringsut tangan ini menutup daftar menu yang sudah disediakan rapi pada masing-masing kamar. Sejurus kulontarkan pertanyaan kepada Istri yang masih asik dengan gadgetnya “Keluar hotel yuk, cari makan siapa tau ada warung kaki lima di luar sana” tanyaku sekilas melihat suasana kota Surabaya dari lantai 9 yang masih cukup ramai. Istriku mengiyakan tanda setuju, maklum kami berdua hobi dengan sesuatu yang berhubungan dengan kuliner.

Cukup lama berjalan dari hotel menyusuri trotoar Stasiun Gubeng lama, tiba-tiba ketemu warung di pojokan areal stasiun. Parkir motor dan mobil berjejer-jejer dengan intensitas pelanggan yang riuh rendah suara renyah dan kluthak kluthik terdengar lirih dari dalam warung. Tak susah untuk menemukannya karena cukup strategis bersebelahan dengan jalan besar. Benerin posisi kacamata tajamkan indra penglihatan samar terbaca pada daftar menu yang tertempel di dinding dengan gagahnya “Warung Sederhana”. Penasaran dengan titlenya, sesederhana apa warung ini apakah harganya, tempatnya atau rasanya. Putuskan untuk mencoba, cari meja yang cukup luas dan rapatkan barisan bergerilya menu yang sudah terpampang indah di hampir setiap sudut ruangan.

 

“Nasi krengsengan” Ini yang belum pernah aku coba. Rasa penasaran semakin memuncak, disamping menu lain yang standar seperti bakmi goreng (bukan mi goreng loh…) nasi goreng, bihun, Ayam penyetan, nasi rames dan lain lain.

Pramusaji dengan seragam unik membuat mudah dikenali, panggil salah satu dan menanyakan apa itu “Nasi Krengsengan” seketika dipaparkan dengan cukup jelas, masakan ati ampela yang di masak seperti semur rasanya manis, kemudian tanya lagi apa menu masakan yang dianggap hot request dan dijelaskan tentang “Penyetan”. Tapi Istri saya penasaran dengan “Nasi rames”. Alhasil pilih menu “Nasi Krengsengan” dan “Nasi rames” usai setengah jalan makan kok sepertinya masih kurang ya? Yuk coba yang katanya spesial, pesan Penyetan ayam goreng tanpa nasi.  Setelah selesai makan kok ya masih ada sisa tempat diperut yang masih kosong dan akhirnya disusul dengan pesan Bihun goreng tapi dibungkus J.

Nasi Krengsengan : Ati ampela di masak seperti semur awalnya penasaran seperti apa bentuknya, dan setelah pesananan datang seperti pernah mencobanya sewaktu di jogja dulu namanya gongso ati ampela (warung belakang terminal concat). Rasanya Manis.dan rasa atinya terasa. Bagi yang tak suka manis dan tak suka tekstur ati ayam mendingan minggir deh hehehe..

 

Nasi rames : Nasi dengan tambahan sambal goreng dan terik deging sapi (kalau saya sih nyebutnya terik), daging sapinya empuk sayang cuman sepotong  :)

 

Ayam penyet ; Gurih, kering sambel terasi, dihidangkan dengan cobek tanah, awalnya terlihat sambal menggoda namun setelah di coba rasanya masih kurang begitu pedas.

Bihun goreng : Seperti bihun gorang lain dan yang ini enak rasanya meskipun tidak banyak kecap tapi rasanya tetap masnis.

Harga : standar warung yang ada di pulau jawa yang terkenal lebih ramah terhadap kantong dan dompet. Di dafter menu tertulis harga berkisar antara 9000 – 10000 rupiah, dan benar saja untuk semua yang saya pesan termasuk minum dan nasi tertagih sekitar 45.000.

Pelayanan : Pramusaji yang berbalut dengan seragam batik mudah dikenali sehingga mempercepat proses pemesanan makanan, awalnya sempat ragu karena banyaknya pengunjung serta tempat yang ramai namun pelayanan dari mulai pesan hingga makanan tersaji di meja tergolong cepat.

Jadi kalau ke surabaya, sempatin ya ke warung sederhana, dan ceritakan bagaimana kesanmu. :)

Salam Kolesterol……………..

 

Tera

Sebuah alat ukur tentunya membutuhkan pengujian agar selalu tepat dan layak pakai biasanya disebut dengan kalibrasi atau tera. alat ukur seperti timbangan dll harus di uji keakuratannya agar dapat digunakan secara maksimal dan tidak merugikan berbagai pihak. Demikian juga dengan adab jual beli yang disampaikan oleh Rasulullah S.A.W agar selalu jujur dalam ukuran.

Untuk tera tersebut dilakukan oleh dinas/pemerintah yang terkait. Seperti dokumen tera yang ada di kantor saya (screen shot). Dinas tersebut memiliki slogan “bancana patakaran pralaya kapradanan” dengan garisbawah (saya intepretasikan sebagai artinya) “Memperdaya ukuran menghilangkan kepercayaan”

Nah slogan ini kira-kira berasal dari bahasa apa ya? Ada yang tau?

 

 

Kopi Instan & Cappuccino Good Day, Kopi Gaul Paling Enak

S
ruputt… Ahhh… desahan jeda ba’da menyruput kopi menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual meminum kopi, kopi menjadi minuman yang istimewa meski tanpa soda tanpa alkohol tetapi anehnya ketika minum caranya tetap sedikit demi sedikit, kebalikannya orang akan tersenyum geli ketika ada yang minum dengan cara “digelontor” seperti saat minum air putih. Pendapat saya inilah yang bisa membuat kopi menjadi minuman yang istimewa karena cara minumnya yang juga Istimewa.

Banyaknya varian kopi turut mendukung kopi sebagai baham minuman yang layak dipuja-puja setiap insan manusia, kopi pahit atau kopi hitam lebih banyak digemari oleh orang pesisir, pinggiran dan pegunungan berbeda halnya dengan Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak. Kopi instan semacam ini lebih disukai oleh orang yang memiliki kehidupan di kota. Sebabnya mudah saja, praktis dan tak perlu repot, bahkan kopi instan juga tersedia di minimarket. Dengan bantuan air panas, kopi seperti ini langsung dapat dinikmati saat itu juga. Alasan lain adalah rasanya yang enteng dan friendly dengan kondisi perut.


Varian Kopi Instan Good day

Sudah sewajarnya apabila yang telah diciptakan dan dihamparkan di bumi banyak manfaat, meskipun keberadaan kopi bagi sebagian orang juga menyebabkan sakit tertentu. Efek samping mengkonsumsi kopi seperti darah tinggi, kolesterol, maag hingga serangan jantung tidak menyurutkan untuk menikmati Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak. Adapun manfaat kopi bagi kehidupan kita antara lain sebagai berikut :

1. Mengurangi resiko step/kejang

Memberikan kopi kepada anak yang masih kecil turut mengurangi resiko balita tersebut mengalami kejang-kejang atau step. Tentunya pemberian kopi ini juga dalam dosis kewajaran beberapa sendok makan cukup untuk mengurangi resiko tersebut.

2. Antioksidan dan kafein

Didalam kopi terdapat antioksidan, bagi sebagian pakar diyakini dapat menurunkan berat badan bahkan kopi juga memiliki kandungan serat. Kafein juga mampu membuat peminumnya dalam kondisi yang sadar, ini dimanfaatkan penikmat kopi untuk menahan kantuk,  dan mengurangi depresi dengan minum Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak.

3. Sumber Penghasilan

Tidak hanya dapat dinikmati oleh pecinta kopi tetapi juga dinikmati pebisnis yang mampu menerobos inovasi dengan emmbuka usaha warung kopi, warung kopi jaman sekarang bukan hanya berada di emperan toko atau ruko yang sederhana. Namun kopi bisa menjadi komoditi yang begitu menjanjikan. Banyak sekali tenant di mall yang berhasil meraup keuntungan dari berbisnis kopi, ini menandakan bahwa kopi memiliki pangsa pasar yang tersendiri.

4. Keahlian

Memberikan peluang para ahli untuk meneliti kopi. Penilitian terhadap kopi dapat menjadikan seorang sebagai pencicip kopi bersertifikat. Selain berupa kopi hitam, secangkir Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak juga perlu di cicipi rasanya.

 

Mengenai Kopi instan saya pribadi berpendapat bahwa kopi instan pabrikan dari “good day” memiliki banyak varian, dari beberapa varian ini dapat diambil kesimpulan bahwa “good day” berusaha untuk memberikan yang terbaik dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan oleh para pelanggannya. Varian-varian kopi instan ini juga dapat diperolah dengan mudah bukan hanya di supermarket namun juga mudah dijumpai di warung-warung kelontong, hal ini semakin membant pelanggan mendapatkan dan menikmati kopi instan “good day”. Praktis hanya “good day” botol yang belum saya cicipi, dan menurut lidah saya rasanya Kopi instan & cappuccino Good Day, kopi gaul paling enak.

Kamu suka varian yang mana kawan??

Blog Competition GoodDay

Mendadak Mudik

Akhirnya bisa menyentuh kembali blog ini, setelah beberapa hari ditinggalkan karena perjalanan mendadak ke pulau seberang. Mendapat berita lelayu atas kepergian sepupu istri “innalillahi wa inna ilaihi roji’un” yang ada di Surabaya mengharuskan untuk menjelajah “separuh Indonesia” untuk ta’ziah mewakili orang tua yang tidak bisa datang karena suatu hal sekaligus bertemu dengan keluarga di Surabaya yang belum pernah jumpa setelah menikah Januari 2013 lalu.

Meskipun lahir dan besar di Jogja tak serta merta semua daerah di pulau jawa telah ku kunjungi, minimnya keluarga yang merantau ke Jawa Timur turut menggaris bawahi ketiadaan trip ke Kota besar di Jawa Timur ini. Kalau tak salah ingat ini perjalanan pertama saya mengunjungi kota Pahlawan dan bertepatan pada hari kemerdekaan.  Perjalanan yang mengharuskan transit seperti ini cukup memakan waktu lama, memang sayang tidak ada penerbangan yang langsung menuju kota tujuan, semua harus transit di Jakarta atau Batam. Pilihannya jatuh ke Jakarta dan mencari waktu yang paling cepat tiba di Surabaya. Tiba di rumah duka ba’da dhuhur, ternyata jenazah sudah dikebumikan malam sebelumnya.

Setelah acara tahlilan (malam) kami pamit menuju hotel untuk beristirahat, hotel yang kami pesan ada di sekitaran Stasiun Gubeng karena tujuan hari berikutnya kami rencanakan ke Jogja menggunakan moda kereta api. Sampai hotel sebelum tidur perut terasa lapar, lihat menu di hotel kok mahal-mahal banget lalu berinisiatif untuk mencari makan keluar hotel  (padahal sewaktu acara tahlilan juga udah makan rawon hehe) berjalan menyusuri trotoar sempat melirik warung makan yang ada dipojok gubeng lama dari luar nampak seperti warung kopi biasa dengan banyak mobil dan motor yang parkir semula menilai seperti tempat parkir, awalnya tak memperdulikan keberadaan warung ini dan terus saja menyusuri trotoar ke arah utara (kalau tak salah) tetapi semakin lama kok malah semakin sepi, tak ada tanda-tanda adanya warung makan, akhirnya balik lagi dan kembali melihat warung tersebut. Nampak dari luar papan daftar menu meskipun kecil tetapi jelas terbaca “Warung Sederhana”, saatnya mencoba kuliner Surabaya, dan menurut saya warung ini memiliki menu yang enak-enak dan harga yang terjangkau.

Kesokan hari setelah sarapan dari hotel langsung ke St. Gubeng nuker tiket yang udah dibeli sehari sebelumnya sambil merubah jadwal keberangkatan, pilih jadwal yang lebih awal biar nggak kemaleman sampai di Jogja. Setelah selesai urusan tiket Kereta Api, balik lagi ke hotel, jarak yang tanggung dari stasiun ke hotel membuat pilihan naik becak. Dan sialnya becak Surabaya mini-mini sekali, alhasil pulangnya saya cuman bisa nongkrong jongkok di atas becak, karena gak cukup tempat duduknya buat berdua. Maklum seperti gajah duduk bahkan saat melewati rel kerata api tukang becak sempat bilang “Nyuwun pangapunten mas, mandhap rumiyin nggih amargi mboten kiat” (Maaf, masnya turun dulu ya karena nggak kuat) . banyak orang yang nokrong di pinggir jalan yang melihat dan tersenyum melihat kami hahahahaha…..


JW Lounge Soetta

Sore harinya setelah pamitan ke keluarga langsung berangkat ke stasiun Gubeng, lumayan nunggu sejam di stasiun bisa dimanfaatkan untuk makan siang plus sore, stasiun gubeng menurutku cukup bersih ditambah hari itu ada pengamen di dalam area waiting room stasiun namun bukan sembarang pengamen, tiga orang pengamen melengkapi diri dengan gitar bas + melodi + Drum komplit dengan amplifier plus mikropon. Lagu-lagu yang dibawakan lagu lama macam koes plus, panbers dll. Bagus, dan saya rasa pengamen yang seperti ini memang yang benar-benar menghibur dan tak membuat kekacauan. Banyak yang menunggu sambil menikmati alunan lagu yang didendangkan, kenapa saya tau banyak yang menikmati ?? karena gestur kepalanya sambil manggut-manggut :)

Perjalanan dengan kereta api, saya selalu menikmati naik kereta api. Entah apa masalahnya, apakah karena 14 tahun hidup di sekitar Stasiun Sentolo? ah mungkin juga tidak, yang jelasnya suara pergantian/sela2 rel itu selalu membawa aura tersendiri (jegleng jegleng gitu suaranya) dan juga decit rem saat mampir di stasiun yang dilewati. tak lupa Sewaktu berhenti di stasiun Madiun membeli Nasi pecel Pincuk yang dijajakan para penduduk sekitar. Rasanya lumayan dengan harga 5000 per bungkusnya.

Sampai di rumah bertemu orang tua meski sudah larut tetap saja menyempatkan untuk ngobrol ngalor ngidul melepas rindu setelah sekian lama di perantauan. Pagi hari bangun tidur semua masakan sudah cemepak di atas meja makan, dan wowwwww Ibu menyempatkan untuk memasak cap jaek, humm nikmat sekali.

Sehari ada di Jogja dimanfaatkan untuk mengunjungi Pakde-Bude memang tidak bisa semuanya bisa di kunjungi karena waktu pun hanya sehari. dari mulai pagi hingga sore, dari barat yogyakarta hingga ke ujung utara yogyakarta rasanya badan pegel-pegel. Alhamdulillah masih bisa menyempatkan untuk beli tongseng kambing :) lumayan buat obat capek.

Tiba waktunya untuk kembali ke perantauan, sengaja cari penerbangan agak sore biar nggak kesusu-susu, menunggu di waiting room Bandara Adisucipto merupakan momentum yang enggak banget. Segala kesedihan meninggalkan keluarga dan jogja seisinya menjadi pemberat pundak dan langkah kaki, biasanya diselingi dengan baca buku tapi untuk kali ini alhamdulillah bisa ditemani oleh istri tercinta sehingga perasaan itu mulai sedikit demi sedikit terkikis. Sayang pilihan jam terbang yang agak sore kurang saya antisipasi dengan baik, alhasil saat transit di Jakarta terkena delay sekitar setengah jam ditambah antrian penerbangan di bandara Soetta yang begitu padat menambah molor waktu take off. Landing yang seharusnya di rencanakan sekitar jam 20.30 ternyata harus mundur menjadi jam 22.30. Suasana Bandara sudah sepi, tempat makan sudah tutup padahal perut lumayan menagih untuk diberi sesuap nasi.

Alhamdulillah akhirnya sampai juga di Pekanbaru.

Kembali, Kembali kita bersama-sama lagi.
Kembali kita bersama-sama lagi,
Sampai akhir waktu nanti.

Masih saja alunan lagu di stasiun Gubeng itu terngiang.

/* “Merantau itu seperti mekarnya kembang mas, waktu kepulangannya selalu di tunggu” Diambil dari kata-kata sahabat saat pertama ke perantauan. */

 

 

 

 

 

 

Refban

Blog monetize atau nyari uang lewat blog menjadi hal yang paling digandrungi dalam dunia maya. Ada yang berprinsip ngapain lama-lama di depan komputer/laptop berinternet ria tanpa menghasilkan apa-apa. Dan banyak sekali jalan untuk mendapatkan penghasilan dari dunia maya dan blog pada khususnya. Mulai dari Pay Per click, Pay Per Review, Jualan Iklan, Blog Contest sampai pada ikutan Giveaway. masing masing ada tata-cara, teknik serta syarat dan ketentuannya.

Berbeda dengan yang sudah disebutkan diatas saya baru saja gabung di refban. Refban sendiri memberikan kesempatan kepada kita untuk mendapatkan penghasilan dari blog. Syaratnya mudah cukup pasang banner refban pada blog kita dan butiran dollar akan mengalir dan selalu bertambah setiap harinya, Apabila tempat lain membutuhkan Click, Impression dll maka di refban ini bener-bener cukup pasang di salah satu page blog kita. Memang penghasilan yang diberikan tidaklah banyak hanya $0.05 per harinya. Sedangkan bonus saat mendaftar kita di beri $5 langsung. Namun $0.05 dollar bukan lah harga mati, kita bisa menaikkan penghasilan dengan mencari referal. Dari referal itu kita bisa mendapatkan penghasilan lebih. Untuk keterangan lebih lanjut bisa dilihat langsung ke webnya

Earnings.

By joining Referral Banners you assume full responsibility for any taxable income earned. If your country’s law requires it, you agree to declare your income to the relevant local and governmental authorities. Any money earned with Referral Banners (including, but not limited to, your sign-up bonus) can only be withdrawn after you fulfill the cashout criteria for your account type. These are as follows: Members must earn $100.00 USD and refer individual advertising purchases from 5 separate advertisers. Advertisers must earn $50.00 USD and refer individual advertising purchases from 2 separate advertisers.

How can I pay and get paid?

A. We currently support payments via PayPal and we’ll soon be adding other processors for non-PayPal countries, plus payments via international check (cheque).
Sekilas memang mudah mendapatkannya namun cukup susah untuk mencairkannya.
Apakah anda berminat?

Mendem

Mendem, sebuah kata dalam bahasa jawa yang bila diartikan dalam bahasa indonesia bisa berarti “Mabuk”

sedangkan mabuk selama ini selalu identik dengan minum minuman beralkohol hingga lupa diri,

padahal mabuk atau mendem itu luas artinya. diambil dari kamus bahasa indonesia mabuk memiliki arti sebagai berikut :

ma.buk
[a] (1) berasa pening atau hilang kesadaran (krn terlalu banyak minum minuman keras, makan gadung, dsb); (2) berbuat di luar kesadaran; lupa diri: rupa-rupanya dia sudah — , tergoda rayuan sehingga lupa bahwa dia sudah berkeluarga; (3) ki sangat gemar (suka): dia sedang — berhias; (4) ki tergila-gila; sangat berahi: bentuk wajah yg mungil dng sinar mata yg lembut itulah yg membuat aku — kepadanya

Seperti yang saya rasakan saat ini:
  • Mual
  • Kepala Pusing
  • Badan pegel-pegel
  • Tengkuk berat :)
Dan itu semua tidak disebabkan karena minuman beralkohol, tapi karena kebanyaken Peyek Welut alias Peyek Belut.
Demikian Sekilas info ini dilaporkan dari hati yang paling dalam.
Selamat Siang dan Salam Kolesterol…..

Lebaran

Tahun 2009 seminggu sebelum puasa tercatat kaki ini melangkah meninggalkan jogja tercinta, demi meraih cita.

Duri, riau. Menjadi kota persinggahan, bukan lagi jakarta seperti yang ibu ku inginkan. Namun aku mencoba sebuah peruntungan di kota minyak ini sekaligus mendekatkan diri kepada keluarga dari perempuan yang sekarang ini telah resmi menjadi istriku. 

Terhitung sampai dengan tahun 2013 ini sudah 5 kali melewatkan lebaran di jogja. Angka itu sudah melebihi angka keramat bang toyib. Tapi sampai detik ini pun belum ada yang menyebutku dengan bang toyib.

Lebaran di jogja bersama keluarga bukan sebuah lebaran dengan kemewahan namun cukup dengan suasana yang sederhana. Bahkan tak sekalipun pernah mengikuti takbir keliling yang didakan di seantero kota jogja. Karena memang kondisi rumah yang cukup jauh dari kota jogja, beruntung di desa tempat saya tinggal masi diadakan takbir keliling kampung. Cukup dengan berkumpul dengan keluarga dan menikmati takbir keliling membuat hati terasa tenang.

 Masakan

Tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan seorang Ibu menjadi hal yang istimewa dimata anak2nya. Terlebih ibuku yang terlahir dengan nama suparmi, namun kenapa di KTP nya merubah jadi mamik suparmi yaa…

Bagiku memang tak ada masakan lebaran ditempat lain seenak yang ibuku buat (maksudnya di tempat lain sudah enak namun tetap tak bisa menandingi masakan beliau). Ada beberapa masakan favorit yang tanpa kami minta namun secara otomatis beliau masak. Memang di rumah kami tidak pernah ada yang namanya ketupat atau bahkan lontong sekalipun. Namun bagi kami anak2nya bukan ketupat yang kami inginkan tapi maskan ibu yang berupa cap jaeeeekkk. Mungkin aslinya namanya cap cay, tapi kalau di jawa yang seperti ini sebutanyya cap jaek (terdengar ndeso memang, tapi tak apalah, aku tetap bangga). Cap cay yang dijual biasanya banyak berupa sayuran mulai sawi, kol, kembang kol, wortel dll. Sedangkan bikinan beliau tidak seperti itu tapi banyak tepung goreng yang diiris dan sayurnya sedikit, makanya kami menyebutnya cap jaek ndeso.

Masakan kedua nya adalah sambel goreng ati, bukan karena ati sapinya yang menarik nafsu makan, namun krecek atau jangek nya begitu mempesona. Masakan yang berwarna merah sekilas menantang pedasnya tapi ternyata  gak pedas. Maklum gak doyan pedas.

Memang seperti yang sudah saya katakan diatas, kami tak butuh ketupat, kami tak butuh lontong, tapi pliss beri kami cap jaek dan sambel goreng ati (itu kata hati kami) sepertinya cap jaek dan sambel goreng ati sudah menjadi jiwa raga kami

 Sedih

Kalau tak salah ingat medio lebaran 2006, beberapa saat sebelum puasa ibu mengeluhkan sakit di bagian kaki. Periksa secara medis dapat diagnosa pengapuran pada sendi, memang pada waktu itu keluhan sakit berasal dari lutut beliau. Seiring waktu, sakitnya menjalar ke hampir seluruh bagian kaki bahkan untuk duduk di kursi roda pun tak mampu lagi. Hanya rebahan di kasur, sesekali untuk ke kamar mandi harus di papah pelan.

Bukan waktu yang singkat, beberapa cara untuk mengobati mulai dari spesialis syaraf, tabib hingga terapi pijat namun juga belum ada tanda-tanda menuju sembuh.

Bulan puasa tiba, tahun-tahun sebelumnya ibu selalu membuat masakan pada H-1 menjelang puasa berbagai macam bentuk hingga bisa di gunakan untuk tiga hari kedepan. .namun tahun itu, dengan kondisi yang ada, harus terima apa adanya karena juga fokus dengan kesembuhan ibu.

Sebulan ramadhan juga belum ada tanda pemulihan kesehatan, hingga saatnya lebaran tiba. Aku hanya diam, tak bisa lagi berkata bahkan meminta apapun, pakaian baru atau uang saku, aku hanya ingin ibu sembuh. Tapi kakak-kakak ku masih menyayangiku, sebagai anak ragil alias bungsu masih juga dibelikan baju plus angpao. Bahkan kakak membuatkan cap jaek di hari lebaran. Meski jarak rumah dengan lapangan hanya seratus meter, tetap ibu kubawa pakai mobil dan kursi roda, selesai sholat sebentar mendengar khotbah ibu sudah meminta untuk pulang karena sudah terasa sakit.

Satelah itu semua berkumpul, saya dan kakak-kakak dipimpin oleh bapak semua sama-sama minta maaf halal bihalal. Kamar yang tak begitu lebar itu membawa aura keharuan, dan kesedihan yang mendalam dengan kondisi ibu yang masi terbaring sakit. Air mata ini tak terasa sudah meleleh membasahi pipi, tak sebentar sampai beberapa saat saya masih merasakan air mata ini mengalir begitu derasnya.  AKU TAK BISA MENAHANNYA BAHKAN SAMPAI SAAT INI DAN DETIK INI.. perasaaan itu masih saja lekat #sedih

 Beberapa bulan setelah itu, dengan tingginya harapan ibu pulih dan sehat kembali. Hingga nyata akhirnya berangsur pulih, mulai bisa duduk dan alhamdulillah hingga benar-benar pulih.

Dan bahkan beberapa tahun kemudian masih bisa menyaksikan pernikahanku yang diselenggarakan cukup jauh lintas pulau.

Alhamdulillah, ucap syukurku kepada ALLAH SWT, atas segala rahmat dan hidayah nya. terbentang jarak yang jauh. Doaku untuk kedua orang tuaku dan keluargaku semoga selalu diberi nikmat iman, nikmat kesehatan dan limpahan rahmat serta perlindungan dari Allah SWT. aminn..

Tips Mudik Pulang Kampung

Saya nimbrung aja sebenernya, menyambut idul fitri rasanya gak lengkap kalau gak posting tentang tips mudik. Mudik selama ini menjadi hal yang hampir wajib bagi para perantau, Alasannya tentu karena hari raya yang patut untuk disambut dengan sukacita. Kalau di itung-itung menyambut hari raya ini menjadi “bedol desa” nya tabungan-tabungan dan simpenan. Mulai dari belanja baju, nyiapain angpao, nyangoni orangtua sampai kepada akomodasi perjalanan mudik. Bisa jadi malahan tabungan setahun lenyap tak berbekas untuk membiayai hari raya ini. Tapi menyambut hari raya dengan perasaan suka cita itu penting, untuk mengharap berkah dari Allah SWT.

Kenapa mudik harus hari raya

Ya klise saja karena hari raya idul fitri hari yang dinanti-nanti untuk saling memaafkan satu sama lain, selain itu juga bertepatan dengan ajang berkumpulnya sanak saudara dan handai taulan (halaahhhh) bahkan tak jarang acara kumpul-kumpul bertajuk reuni di kumandangkan juga beberapa hari setelah hari raya. Dengan begitu ada kesempatan untuk ngirit waktu, coba bayangkan bila mudik tak pada hari raya pastinya silaturahmi kepada saudara harus dilakukan satu persatu yang bisa makan waktu 1-2 hari, lain halnya pada hari raya bila tak sempat berkunjung kepada sanakn saudara biasanya diadakan acara halal bihalal kumpul bersama keluarga. Tumplek bleg dadi siji jadi ngirit waktu cukup sehari dan jamuan makanan pastinya terjamin.

Namun memang hal itu butuh perjuangan yang berat. Selain fisik yang kuat, pondasi dompet juga harus diperkuat (kalao bisa pondasi dibikin model cakar ayam… hehehe). Mudik pun tak hanya dilakukan oleh para penyewa transportasi (PPT) tapi banyak juga yang memakai kendaraan pribadi, jangankan dari Jakarta ke Jawa (emang Jakarta gak di Jawa yaakk.. hehhe) tapi bahkan ada juga yang bawa kendaraan pribadi dari Sumatra ke Jawa. Alasannya sih karena lebih ngirit, Fleksibel dll. 

Nah kiranya para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi lebih berhati-hati karena resiko kecelakaan selalu mengintai apabila kita lalai. Kalau saya sih berharap para pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat, bertemu keluarga dan merayakan hari raya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko tersebut :

1. Berdoa

Jangan lupa berdo’a karena bagaimanapun juga kehidupan kita milik Allah SWT, Dialah yang memberi rasa sehat, aman, tentram dan nyaman, jadi jangan sekali-kali mengabaikannya.

2. Lakukan inspeksi kendaraan

Sebelum melakukan perjalana baiknya periksa dulu kendaraan agar kita tahu kondisi kendaraan. Ada baiknya bila perjalanan cukup jauh pemeriksaan/inspeksi ini dilakukan secara berkala atau setiap istirahat. Kalau masih ngeblank apa saja sih sebenarnya yang harus diperiksa ini saya bagikan formulir yang bisa digunakan unutk inspeksi kendaraan.

3. Kenali Keterbatasan kendaraan

Hati-hati bagi yang menyewa kendaraan pribadi untuk mudik lebaran, baiknya kenali dahulu karakteristik kendaraan tersebut dengan puter-puter kota dahulu. Biasanya kedalama pedal rem, kopling, tarikan gas dll berbeda satu mobil dengan mobil yang lain. Beruntung bagi kendaraan yang milik sendiri karena harusnya sudah tahu bagaimana karakteristik kendaraan.

4. Kenali keterbatasan diri

Bgi penumpang jangan ragu-ragu unutk selalu mengingatkan sopir tentang kondisi dan keadaan, biasanya pengemudi yang sudah cukup lama di belakang kemudi tanpa sadar sedikit demi sedikit hilang konsentrasi. Apabila mengantuk atau lelah istirahatlah banyak sekali posko-posko yang dibuat untuk mengakomodir para pemudik. Usahakan paling tidak setiap dua jam sekali beristirahat. Jangan memaksakan diri karena tidak ada toleransi terhadap setiap resiko kecelakaan. Akan lebih baik bila dalam satu rombongan terdapat minimal dua orang yang cakap mengemudi.

5. Informasi perjalanan

Carilah informasi mengenai perjalanan dan rute yang akan ditempuh terkait dengan jarak, kondisi jalan, pontensi kemacetan dan lain-lain. Apabila sudah sering mudik bisa diantisipasi dengan pengalaman-pengalaman mudik sebelumnya.

6. Alat komunikasi dan radio

Pastikan bahwa alat komunikasi yang anda gunakan selalu siap untuk melakukan panggilan baik itu dari segi battery yang cukup hingga ketersediaan pulsa (kalau masalah signal tergantung dari operator yang ada) hal yang menguntungkan adalah yang yang memiliki handphone dual sim card atau memiliki dua HP. Sebagai hiburan pilihlah untuk memutar radio dari pada MP3 karena radio lebih memberikan informasi yang anda butuhkan saat di perjalanan. diharapkan radio setempat dari kota-kota yang dilalui akan memberikan informasi mengenai perjalanan yang akan anda tempuh.